Welcome to Afive Blog

Kata-kata yang baik memiliki daya kreatif, kekuatan yang membangun hal-hal mulia, dan energi yang menyiramkan berkat-berkat kepada dunia.
JANGAN LUPA ISI BUKU TAMU

Minggu, 24 Mei 2015

Macam-Macam Metode Pembelajaran

Metodologi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.

Agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik, maka perlu mengetahui, mempelajari beberapa metode mengajar, serta dipraktekkan pada saat mengajar.

Beberapa metode mengajar :

1. Metode Ceramah (Preaching Method)
Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Muhibbin Syah, (2000). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi, dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.
Properties

Share / Save / Like

Sabtu, 06 September 2014

SAP Matkul 'Ulumul Qur'an 1 dan 2

Download Satuan Acara Perkuliahan (SAP) Mata Kuliah 'Ulumul Qur'an 1 dan 2 Universitas Muhammadiyah Tulungagung:
  1. 'Ulumul Qur'an 1
  2. 'Ulumul Qur'an 2
Perhatikan cara penyusunan makalah download disini contoh makalah Penulisan/Penyusunan Makalah yang Baik dan Benar.
Penulisan Makalah S1 yang Baik dan BenarPenulisan
Penulisan Makalah S1 yang Baik dan Benar
Penulisan Makalah S1 yang Baik dan Benar
Properties

Share / Save / Like

Senin, 11 Agustus 2014

Pembagian Waris Menurut Islam



A.    Penjelasan
Allah SWT melalui ketiga ayat tersebut --yang kesemuanya termaktub dalam surat an-Nisa'-- menegaskan dan merinci nashih (bagian) setiap ahli waris yang berhak untuk menerimanya. Ayat-ayat tersebut juga dengan gamblang menjelaskan dan merinci syarat-syarat serta keadaan orang yang berhak mendapatkan warisan dan orang-orang yang tidak berhak mendapatkannya. Selain itu, juga menjelaskan keadaan setiap ahli waris, kapan ia menerima bagiannya secara "tertentu", dan kapan pula ia menerimanya secara 'ashabah.
Perlu kita ketahui bahwa ketiga ayat tersebut merupakan asas ilmu faraid, di dalamnya berisi aturan dan tata cara yang berkenaan dengan hak dan pembagian waris secara lengkap. Oleh sebab itu, orang yang dianugerahi pengetahuan dan hafal ayat-ayat tersebut akan lebih mudah mengetahui bagian setiap ahli waris, sekaligus mengenali hikmah Allah Yang Maha Bijaksana itu.
Allah Yang Maha Adil tidak melalaikan dan mengabaikan hak setiap ahli waris. Bahkan dengan aturan yang sangat jelas dan sempurna Dia menentukan pembagian hak setiap ahli waris dengan adil serta penuh kebijaksanaan. Maha Suci Allah. Dia menerapkan hal ini dengan tujuan mewujudkan keadilan dalam kehidupan manusia, meniadakan kezaliman di kalangan mereka, menutup ruang gerak para pelaku kezaliman, serta tidak membiarkan terjadinya pengaduan yang terlontar dari hati orang-orang yang lemah.
Imam Qurthubi dalam tafsirnya mengungkapkan bahwa ketiga ayat tersebut merupakan salah satu rukun agama, penguat hukum, dan induk ayat-ayat Ilahi. Oleh karenanya faraid memiliki martabat yang sangat agung, hingga kedudukannya menjadi separo ilmu. Hal ini tercermin dalam hadits berikut, dari Abdullah Ibnu Mas'ud bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Pelajarilah Al-Qur'an dan ajarkanlah kepada orang lain, serta pelajarilah faraid dan ajarkanlah kepada orang lain. Sesungguhnya aku seorang yang bakal meninggal, dan ilmu ini pun bakal sirna hingga akan muncul fitnah. Bahkan akan terjadi dua orang yang akan berselisih dalam hal pembagian (hak yang mesti ia terima), namun keduanya tidak mendapati orang yang dapat menyelesaikan perselisihan tersebut. " (HR Daruquthni)
Lebih jauh Imam Qurthubi mengatakan, "Apabila kita telah mengetahui hakikat ilmu ini, maka betapa tinggi dan agung penguasaan para sahabat tentang masalah faraid ini. Sungguh mengagumkan pandangan mereka mengenai ilmu waris ini. Meskipun demikian, sangat disayangkan kebanyakan manusia (terutama pada masa kini) mengabaikan dan melecehkannya."
Properties

Share / Save / Like

Rabu, 23 Juli 2014

Tips mengatasi ponsel samsung android yang lemot (Wonder)

Selamat Pagi Bloger...

Banyak teman-teman saya yang bertanya dan mengeluhkan masalah gadget ponsel khususnya kepada saya yang amat sangat lelet, sampai-sampai ketiduran nunggu buka google, fb, BBM'an secara bersamaan di ponsel android (pengalaman pribadi, hhee), benar kata si botak Deddy Corbuzier "Impossible=i'm possible". hahahaha...Udah ah curhatnya..

Kali ini saya akan memberikan tips cara mempercepat kinerja ponsel Android Samsung apa saja yang lemot, ceritanya nih, ponselku Samsung Wonder GT-i8150 setelah 5 bulan dipakai tiba-tiba jadi lola tingkat dewa, sampai-sampai aku flash/install ulang di counter HP terlaris di daerahku, rela anteri/nunggu 3 jam, mana mahal lagi Rp.50.000 (Lima puluh ribu rupiah) ditambah isi apps-nya 3 biji (apps favorit semua orang: BBM, WA, Youtube), di mintai lagi per apps 3rb jadinya 59rb deh.., 1rb-nya biaya parkir jadinya 60rb dwehhh..subhanallah.. (enak banget ya pikirku buka counter servis software gini duitnya banyak (lah..cuma modal modem doang, apps tinggal download gratis di google play,  yah itu semua ku lakukan demi bisa BBM'an kembali bersama teman2ku, hhee.. (bisa sih flash sendiri pakek laptop dirumah, tapi males ribet bin ruwet.
Properties

Share / Save / Like

Minggu, 09 Maret 2014

Satuan Acara Perkuliahan (SAP) SMT Genap 2 PAI Tarbiyah

Silahkan mahasiswa download SAP file pdf disini. Segera bagi kelompoknya !
Selasa depan semua makalah harus sudah setor ke Dosen pengampu dari kelompok pertama s.d akhir, sekaligus maju kelompok pertama.
Properties

Share / Save / Like

Rabu, 05 Maret 2014

Seputar Tata Cara Penulisan Skripsi

Banyak terjadi kesalahan dalam penulisan penelitian atau skripsi, terutama hal teknis yang remeh sekalipun. Semisal; letak halaman antara pada BAB dan lanjutannya, jarak spasi tulisan antara hasil komentar-tulisan dalam table-tulisan biasa-dll, besar ukuran font, jarak spasi footnote antara urutan angka rujukan dengan nama penulis, masih dicantumkannya gelar penulis rujukan pada footnote atau daftar rujukan/daftar pustaka. dan masih banyak lagi hal sepele akan tetapi kurang diperhatikan dalam penulisan karya ilmiah tugas akhir kuliah khususnya dan penulisan laporan penelitian umunya.

Untuk itu saya luruskan pada blog personal ini sebatas yang saya ketahui dan yang telah saya pelajari. Mari kita saling sharing (dalam kotak komentar) jika ada diantara para pembaca yang mempunyai refrensi lain berdasar atau ada landasanya atau ada rujukanya agar keilmiahan karya ilmiah itu sendiri tetap terjaga khasiatnya.

PERBEDAAN SUB-BAB ANTARA PENELITIAN KUALITATIF DAN KUANTITATIF


CONTOH HALAMAN ANTARA BAB DAN SETERUSNYA (PERHATIKAN HALAMANYA)
  1. Silahkan download disini lewat mediafire-file PDF-nya BAB I untuk contoh, begitu juga pada BAB II, III, dst.
  2. Contoh lengkap skripsi dari cover s.d lampiran-lampiran download disini.
CONTOH PENYUSUNAN FILE SKRIPSI UNTUK MEMISAHKAN HALAMANYA (MENYESUAIKAN PEDOMAN)


Properties

Share / Save / Like

Kamis, 31 Oktober 2013

Contoh Format Penyusunan Studi Kasus

Contoh Format Penyusunan Studi Kasus, perhatikan secara detail dan teliti format penulisan, titik, koma, spasi, ukuran kertas, font yang digunakan, huruf font, cetak tebal, miring. download disini.

Jika ada yang ditanyakan silahakan hubungi via email, komentar di bawah postingan ini, maupun via hp. Trims. Selamat Mengerjakan.
Properties

Share / Save / Like

Senin, 21 Oktober 2013

Alasan Syi'ah Halal Nikah Mut'ah

Nikah Mut’ah, Halal atau Haram?Salah satu masalah fikih yang diperselisihkan antara pengikut Ahlulbait (Syiah) dan Ahlusunnah adalah hukum nikah Mut’ah. Tentang masalah ini ada beberapa hal yang perlu kita ketahui, berikut ini akan kita bahas bersama.
Pertama: Defenisi Nikah Mut’ah.
Kedua: Tentang ditetapkannya mut’ah dalam syari’at Islam.
Ketiga: Tidak adanya hukum baru yang me-mansukh-kannya.
Keempat: Hadis-hadis yang menegaskan disyari’atkannya.
Kelima: Bukti-bukti bahwa Khalifah Umar-lah yang mengharamkannya.
Properties

Share / Save / Like