Welcome to Afive Blog

Kata-kata yang baik memiliki daya kreatif, kekuatan yang membangun hal-hal mulia, dan energi yang menyiramkan berkat-berkat kepada dunia.
JANGAN LUPA ISI BUKU TAMU

Kamis, 26 Juni 2008

Islam itu modern ! Belajar dari GONTOR

Share on :
Awalnya hendak menulis tentang kemodernan Islam, yang saya pelajari dan dapatkan dari PMDG dulu, kemudian saya mencoba mengklik link pondok modern Gontor yang saya masih ingat betul alamatnya. Sekedar ingin melihat panca jiwa, panca jangka dan motto pondok modern yang melandasi segala gerak kegiatan di sana, karena dari ketiga prinsip itulah gontor bisa menjadi semodern itu. Alangkah terkejutnya ketika melihat wajah website gontor. Semua sudah berubah. Menjadi lebih sederhana dan simpel tapi tidak meninggalkan isinya. Dan yang lebih mengejutkan lagi ada satu link baru yaitu TV Gontor. Subhanallah.

TV Gontor merupakan bahan bicaraan saya dulu dengan santri-santri yang tertarik dibidang IT dan media. Saya kira Cuma sebuah khayalan. Dan sekarang Gontor membuktikannya. Gontor punya TIPI. Sisi lain betapa modernnya Gontor. Mungkin  bagi orang-orang lain hal itu biasa. Tapi bagi saya itu luar biasa. Mengapa ? ada beberapa alasan. 1) Gontor bukan sekolah yang bayarnya selangit, tidak heran bila ada sekolah mahal yang membangun stasiun tipi, tapi ini gontor loh, pondok pesantren yang biaya hidup dan sekolahnya selama sebulan setengah dari uang sakuku sekrang selama sebulan (500 ribu). Bisa menyediakan santrinya kegiatan yang luar biasa. 2) halo ini pondok pesantren yah. Bukan Universitas. Anak-anak di gontor seusia SMP hingga SMA. Emang ada gitu anak SMP bikin stasiun TV ? 3) pelajaran di gontor itu tidak gampang akhi...... betapa sulitnya ngatur waktu. Apalagi kegiatan-kegiatan wajib lain juga tak kalah banyak. Di sela kesibukan mereka bisa menciptakan hal yang luar biasa. 4)di gontor tidak Cuma ada tipi. Ada banyak ekstra. Lab IPA, komputer, perpustakaan besar, studio musik, GOR, studio seni, studio foto, kegiatan pramukanya tidak Cuma sekedar mengajarkan tepuk pramuka (ada rapeling, panjat, arum jeram, tracking). SMP atau SMA mana yang selengkap itu ?

Seminggu yang lalu teman saya mengejek, mungkin sekedar ingin bercanda. Bertanya dalam Islam katanya musik dilarang (pasca saya meng-upload photo salah satu kyai gontor: Ustadz. Hasan sedang bermain gitar dan drum). Lalu aku jawab tidak seperti itu, buktinya dulu di Gontor sarat dengan berbagai kegiatan ekstra termasuk musik. Lalu dia mengejek, iya paling hadroh. Aku agak tersinggung, tapi aku tahan juga. Dia belum tau soal Gontor. Gontor tidak pernah memang gembar-gembor kedunia luar bahwa di gontor itu kegiatan dan ekstranya luar biasa bila dibanding sekolah lain. Maklum saja bila kemudian dia tidak paham.

Semua kemodernan di Gontor menjawab semua keraguan di hati orang-orang yang tidak mengerti Islam dan pesantren. Dikiranya Islam itu kuno, Islam itu kolot, Islam itu eksklusif. Saya tertawa saja mendengarnya. 


Pada dasarnya kenapa Gontor bisa bertahan dengan kemodernannya hingga begitu lama bahkan mengembangkan hingga begitu luas adalah kembali pada dua prinsip tadi. Motto, Panca Jiwa dan Panca Jangka. Di Gontor motto-motto tadi tidak sekedar jadi pajangan. Apa yang kita kerjakan, sistem yang digunakan dan dipraktekkan semunya menjunjung tinggi tiga prinsip tadi.

Motto Gontor ada empat :
  • Berbudi tinggi
  • Berbadan sehat
  • Berpengetahuan luas
  • Berpikiran bebas
Inilah motto yang dibuat oleh pendiri gontor tahun 1926 dulu. Dikala bangsa kita bahkan belum mengenal pancasila. Apa yang terlihat dari sini ? sebagai muslim beginilah seharusnya kita berbuat dan mengembangkan diri. Muslim harus berbudi tinggi dengan menguatkan akidah dan syariat hingga melahirkan akhlak yang mulia (karena akhlak mulia hanya bisa didirkan dengan akidah dan syariat kuat). Muslim harus berbadan sehat. Nabi hanya dua kali sakit dalam hidupnya. Muslim harus berpengetahuan luas. Jelas. Nabi mengutus salman dan sahabat-sahabat lain untuk menimba ilmu di persia, padahal persia bukan tempat berbasis islam. dan ingat hadist nabi. Carilah ilmu walau sampai ke negeri cina ? Islam harus berpikiran bebas. Oleh sebab itulah jika ada muslim yang terkekang dan dikotak-kotakan oleh paradigma dan pikiran yang sempit dia belum menjadi seorang muslim yang sesungguhnya.

Belajar lagi dari panca jiwa gontor.
  • Keikhlasan
  • Kesederhanaan
  • Berdikari
  • Ukhuwah Islamiyah
  • Jiwa Bebas
Keikhlasan berarti keprofesionalan. Semua yang dikerjakan di Gontor hanya berlandaskan ikhlas. Ikhlas adalah ilmu yang sulit sekali untuk kita terapkan dan dapatkan. Maka di gontor semua santri dipaksa dengan sistem yang berlandaskan ikhlas. Santri kerja di unit usaha pondok tidak ada yang digaji. Santri mengurusi kebun dan kebersihan tidak di gaji. Santri menyelenggarakan festival dan kegiatan pondok tidak juga digaji. Ustad mengajar juga tanpa ada bayaran dan lain sebagainya. Semuanya hanya untuk kemaslhatan bersma dan keprofesionalitasan. Orang yang profesional tidak pernah mengharpkan apa-apa selain bekerja maksimal, kepuasan baginya adalah jika bisa mengerjakan pekerjaannya dengan baik bukan gaji atau upah.

Kesederhanaan. Untuk apa gembar-gembor dengan segala kekayaan (baik intelektual, spiritual, emosional dan maal). Orang-orang yang sombong dan memperlihatkan hartanya sesungguhnya dia kekurangan. Setidaknya itu yang saya dapatkan selama belajar di gontor. Kami tidak pernah memakai pakaian yang wah, makan makanan yang enak, tidur di kasur dan kamar laksana hotel, mandi di kamar mandi yang super. Itulah bagian kecil dari kesederhanaan gontor. Seorang muslim yang mengaku modern harus begitu.

 Kami tidak pernah menyuruh pembantu untuk membersihkan pondok, memasak, mengurus air dan lampu, mencuci pakaian, menjemur kasur, membuang sampah dan menjaga kemananan pondok. Semua santri dan ustad yang menjalankan. Tidak akan kita temui seorang pegawai dan pembantu di pondok.  Kami tidak mengemis bantuan dana dari pemerintah. Kami membiayai biaya pondok kami dari unit-unit usaha kami, parik roti, peternakan sapi, susu, pabrik es, sawah dan penggilingan padi, sayur, minimarket, stasiun radio dan televisi serta lain sebagainya, laba dari unit usaha itulah yang mensubsidi biaya pendidikan dan makan kami di pondok. Itulah arti berdikari. Seorang muslim yang modern harus mengerti arti berdikari.

Ukhuwah islamiyah. Tidak hanya sesama muslim tapi untuk yang berlainan agama juga. Miris sekali melihat saat ni banyak muslim yang salin menyalahkan muslim yang lain hanya karena qunut, wirid  tahlil, dan imam yang berbeda. Tidakah mengerti ada amalan yang pahalanya di atas sholat puasa dan sedekah, amalan itu adalah mendamaikan seteru antara dua orang. Itulah ukuwah. Sebab itu, bertengkar adalah pelanggaran berat di gontor yang hukumannya adalah matrud (diusir dari pondok)

Jiwa bebas. Hampir sama dengan motto yang keempat tadi. Bebas adalah berdaulat, tidak melakukan hal apapun karena orang lain. Lakukan semuanya karena hati dan keinginan sendir, bukan dari intervensi.

Muslim yang kokoh dan modern harus dan wajib menerapkan motto dan panca jiwa gontor itu. Tidak sekedar membaca tulisan ini kemudian dilupakan, kalau perlu catat dan ingat terus dalam amalan-amalan harian kita.

Andai umat islam seluruh indonesia ini diajarkan motto dan panca jiwa tersebut, sejatinya tidak perlu meresahkan NII, Terorisme dan tindakan anarkis macam budaya primitif.

Panggung Gembira  : hanyalah salah satu kekayaan gontor

Para Alumni : banyak yang sudah menjadi tokoh besar
Masjid Jami' : salah satu bangunan penyangga kebesaran gontor

Tamu agung dari rusia : satu-satunya presiden Indonesia yang belum pernah ke gontor cuma sukarno

Gedung Saudi : beberapa fasilitas penting ada di situ

gerbang masuk gontor

gedung rabitah : salah satu gedung baru

pendiri gontor : foto KH. Zainudin Fananie (duduk di tengah, jas hitam), Istri beliau, Hj. Rabiah (duduk di kiri), dan adik istri Beliau, Hj. Samsidar (duduk sebelah kanan), KH. Imam Zarkasyi (nomor dua berdiri dari kanan).

Sumber: http://www.youtube.com/watch?NR=1&feature=endscreen&v=jNgA77VVrMc

Properties

Share / Save / Like

0 komentar:

Poskan Komentar

Komentar baik menunjukkan pribadimu !